Anak adalah pribadi yang sangat menarik karena mereka mempunyai kharakter yang sangat menarik dan berbeda-beda. Setiap anak mempunyai pribadi yang sangat unik. Kadang orang dewasa kurang menyadari bahwa setiap tindakan anak itu mempunyai arti tersendiri buatnya. Kalau saja orang tua mau mengerti dan memahaminya maka orang tua akan tercengang karena ternyata kelakuan si anak itu justru lebih hebat dari pada orang dewasa.

Contohnya pada suatu hari sianak di ajak berkunjung ke rumah saudaranya nah di rumah saudara tersebut si anak di panggil mau di kasih gula-gula, tapi si anak tidak mau datang dan malah menangis dan menarik- narik tangan ibunya. Meliha anaknya menangis sang ibu marah dan berkata kepada anaknya “ lho kamu itu bagaimana sih di panggil tante di kasih gula- gula kok malah menangis “ jadi anak kok bodoh banget ya, tidak berani sama orang.
Akhirnya si ibu datang mengambil gula-gula itu dan memberikan kepada anaknya Sikap marah- marah seperti si ibu tersebut adalah salah besar karena menganggap bahwa si anak itu bodoh, si ibu tidak mau bertanya apa alas an sebenarnya kok sampai si anak menolak panggilan tantenya dan malah menarik tangan ibunya saat di panggil tantenya untuk diberi permen. Karena setiap anak yang melakukan penolakan itu pasti ada alasanya.
Hendaknya sebagai seorang ibu bisa memahami tentang kemauan dan tingkah laku si anak. Setelah kejadian tersebut sang kakak bertanya “ Dik kamu kan anak yang pintar dan anak yang berani kok kemarin dipanggil tante di kasih gula-gula kok malah menangis” . Nah si adik menjawab “ aku memang berani g takut kok “ kan kalau aku mengambil sendiri tanganku gak muat kak, tanganku kan kecil.
Kalau tangannya ibu kan besar jadi gula-gulanya dapat banyak kak. Mendengar jawaban sang adik sang kakak tertawa dan berfikir dalam hati ternyata si adik punya alas an yang sangat masuk akal dan mencengangkan , bagaimana bisa anak se kecil itu punya pikiran yang luar biasa hebatnya.
Nah ini bisa dijadikan buat pelajaran bagi kita semua bahwa sebagai orang tua kita tidak boleh berprasangka buruk terhadap anak kita. Jangan menganggap anak kita tidak bisa. Karena setiap anak punya imajinasi yang luar biasa.